Wanabakti Ponorogo 33


Rasa itu selalu membekas sampai kapanpun, ya dimana saat saya dulu layaknya di masukan dalam kawah candradimuka yang penuh api gejolak melawan ego, menepis congkaknya jiwa, merenungi diri, menghayati setiap langkah-demi langkah. Beban berat yang dipikul serta terjalnya jalan adalah gambaran kehidupan yang sebenarnya.

Itulah rasanya saat saya dulu menjalani pelantikan menjadi anggota saka wanabakti kwarcab Ponorogo. Dan kini, generasi itu tetap berlanjut hingga ke 33, dan tak terasa saya sudah 13 tahun menjadi seorang yang dulu pernah yang adik-adik peserta pelantikan rasakan.

rasa syukur kepada Tuhan yang kuasa dan bangga terhadap kekompakan sangga kerja, ketalatenan kakak-kakak senior dalam membimbing adik-adik, keteladanan para pendahulu adalah motivasi saya untuk terus mengabdi untuk negeri.

15775045_674838942697189_4141233697779506119_o

15781641_857007264401918_517790625475608615_n

15625961_10211542990555446_8239524529177506759_o

15675956_10211534599625678_7459899891405827787_o

15732706_10211536060062188_5517270406287492436_o

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: