Video tata cara baris berbaris

Dalam kepramukaan baris berbaris adalah sangat penting, selain untuk melatih kedisplinan, baris berbaris juga untuk melatih kekompakan dan konsentrasi. Nah di bawah ini adalah video bagaimana tata cara baris berbaris dalam pramuka yang langsung dari humas kwartir nasional. Semoga dengan video ini, bisa membantu kakak-kakak pembina dan adik-adik pramuka dalam berlatih baris berbaris yang benar 🙂 .

Baca lebih lanjut

Packing, seni menempatkan dan menata barang dalam ransel

Tas, ransel, carrier, atau sejenisnya adalah peralatan yang sangat penting bagi pramuka dalam setiap kegiatan outdoor. Kegiatan seperti penjelajahan, pendakian gunung, membutuhkan keahlian khusus dalam menata barang dalam ransel, agar semua item bisa masuk dan sesuai dengan keadaan track jalan, sehingga bisa mengemat energi dan mengurangi kemungkinan cidera.

Packing adalah seni, ya seni menempatkan dan menata seluruh peralatan yang dibutuhkan didalam ransel. Ransel yang dipacking dengan baik akan memudahkan dan lebih nyaman untuk dibawa dibandingkan dengan ransel yang tidak di packing dengan baik. Dewasa ini banyak pengguna ransel/carier memasukan matras kedalam ransel dan kemudian baru memasukan barang-barang lain, dengan maksud agar ransel terlihat rapi bentuknya. Ini adalah langkah yang tidak benar karena merupakan pemborosan tempat. Selain itu juga, jika tiba-tiba memerlukan matras maka mau tidak mau harus membongkar packing dan menatanya kembali saat matras tidak dibutuhkan lagi. Ransel modern saat ini sudah menyediakan strap di beberapa tempat yang bisa digunakan untuk menempatkan matras. Oleh karena itu packing adalah seni maka akan menjadi tantangan yang sangat menarik untuk bisa mempacking rapi ransel tanpa di bantu oleh matras di dalamnya.

Faktor-faktor yang perlu di perhatikan dalam packing:

  • Faktor berat, penempatan item peralatan dan logistik yang sesuai menurut beratnya, letakkan item yang berat dibagian atas dan barang-barang yang ringan di bagian bawah. Gunanya adalah agar berat seluruh beban jatuh di pundak, bukan pinggang atau punggung. Keseimbangan juga harus diperhatikan. Untuk itu, bagilah berat merata kiri dan kanan ransel.
  • Faktor penggunaan barang, item-item peralatan dan logistik yang sering dipakai atau akan segera dipakai diletakkan pada tempat yang mudah diambil. Kelompokkan ietm-item menurut fungsi dan timming penggunaannya. Misalnya perlengkapan tidur hendaknya diletakkan pada bagian terbawah ransel karena penggunaan item tersebut baru pada malam hari, pakian ganti diletakkan diatasnya, kemudian dilanjutkan perlengkapan masak dan logistik makanan. Untuk tenda hendaknya diletakkan pada bagian paling atas karena selain lebih berat, tenda juga merupakan item paling dulu dibutuhkan saat akan mendirikan basecamp. Pengelompokan item-item peralatan menurut fungsina ini bisa akan lebih baik jika ditempatkan dalam kantong-kantong atau stuff bag.
  • Faktor efesiensi, Pergunakan setiap ruang dalam ransel maupun ruang kosong pada item-item peralatan. Misting yang kosong didalamnya serta gelas yang kosong akan lebih baik lagi bila diisikan item-item kecil yang dapat lebih menghemat tempat. Juga, buanglah setiap kotak-kotak makanan yang tidak perlu dan untuk mengenali makanan yang telah dibuang kotaknya tersebut tandailah dengan spidol untuk memudahkan kita. Selain mengurangi berat, kita juga secara tidak langsung telah mengurangi sampah.

Baca lebih lanjut

Download sandi AN, sandi AZ, dan semaphore generator

Ini dia, kemarin saya baru menemukan software yang bagus. Bagus untuk berlatih sandi AZ, sandi AN dan berlatih semaphore. Dan biar tidak penasaran, saya beri screenshootnya seperti dibawah ini :

Download link 1link 2

Download : link 1link 2

Baca lebih lanjut

Macam-macam bivak

Bivak sangat penting bagi seorang supervivor ataupun juga seorang pramuka yang sedang berpetualang. Bivak atau tempat perlindungan (shelter) ini hendaknya mampu melindungi dari angin dan cuaca, paling tidak mengurangi dampak cuaca yang bisa menurunkan secara drastis kondisi fisik seorang supervivor. Sebaiknya jangan mendirikan bivak pada tempat-tempat berikut :

  • Puncak punggungan bukit yang terbuka.
  • Dasar lembah atau daerah cerukan karena akan menjadi sangat dingin diwaktu malam.
  • Sisi bukit karena tanahnya mengandung uap air.
  • Jalur akses ke sumber mata air karena kemungkinan merupakan jalur binatang menuju ke sumber air tersebut.
  • Terlalu dekat dengan air, karena kemungkinan akan kebanjiran saat hujan, dekat sumber mata air biasanya banyak serangga. daerah aliran sungai yang kering juga berbahaya.
  • Dibawah satu batang pohon karena kemungkinan tersambar petir.
  • Dekat dengan sarang lebah, tawon dan semut.
  • Dekat pohon yang mati yang masih tegak berdiri karena kemungkinan dapat tumbang jika ada angin kencang.

Selain itu, pendirian bivak juga harus memperhatikan perlindungan terhadap dinginnya angin di malam hari. Dilihat dari bahan pembuatan bivak maka ada dua macam bivak yang bisa dipakai oleh supervivor, yaitu :

  • Bivak dari material non alam

Bivak jenis ini biasanya dibuat dari ponco, lembar plastik atau flysheet yang biasanya dibawa oleh pendaki gunung. Mudah sekali membuat bivak bermaterial non alami ini.

Pembuatan bivak dengan material non alami bisa kita improvisasikan dengan menambahkan bahan-bahan alami sebagai pelengkap dan dengan  tujuan agar bivak tersebut bisa sedikit lebih nyaman.

Baca lebih lanjut

Trik menghafal morse

Kadang kita kesulitan menghapal atau mengingat kembali isyarat morse, padahal besok mau ikut lomba Galang apalagi jarang berlatih secara periodic. Berikut ini tips menghapal morse dengan cepat. Lihat gambar di bawah ini!

Petunjuk Penggunaan :

  1. Gambar di atas terbagi menjadi dua bagian, kanan, dan kiri.
  2. Cara membacanya dari atas ke bawah.
  3. Blok Putih menunjukkan kode titik ( . ) dan blok Hitam kode strip ( ).
  4. Contoh sebelah kiri: Jika isyarat menunjukan satu kali Putih sama dengan satu kali titik artinya huruf E.

    Contoh lain : ( dibaca dari atas, ya ) putih-putih-putih-putih artinya 4 titik ( …. )

    Berarti huruf H.

    Contoh lagi : hitam-hitam-putih artinya 2 strip 1 titik ( – – . ) berarti huruf G

  5. Ingat blok sebelah kiri selalu diawali dengan blok Titik ( Putih ) dan blok kanan selalu diawali dengan blok strip ( Hitam ).

Selamat mencoba, beritahukan teman-temanmu dan ajaklah belajar morse bersama.

Sumber