Semangat Kepramukaan


Memaknai Pramuka dalam kehidupan bernegara saat ini sangatlah penting. Nilai-nilai yang ada dalam semangat kepramukaan perlu kita gali kembali demi terciptanya negara yang adil, jujur, damai, dan sejahtera. Lambang Pramuka yang menggunakan buah nyiur sangatlah sarat makna yang belum banyak kita gali dan kita pahami.

Tidak salah jika dalam menghadapi situasi negara yang sangat rentan dengan bahaya korupsi saat ini dibutuhkan semangat dan nilai kepramukaan. Jika kita perhatikan, lambang Pramuka berupa tunas tunas kelapa, menurut Bapak Pramuka Indonesia Sri Sultan Hamengkubuwono IX, sangat sarat dengan makna kemanfaatan karena seluruh bagian dari pohon kelapa bermanfaat. Diharapkan dengan lambang itu, para anggota Pramuka bisa memberi banyak manfaat kepada dirinya dan lingkungan sekitar, dan membawa kedamaian di mana pun ia berada.

Tunas kelapa atau yang dikenal dengan nyiur dalam keadaan tumbuh dinamakan cikal, dan istilah cikal bakal di Indonesia berarti penduduk asli yang pertama, yang menurunkan generasi baru. Jadi lambang buah nyiur yang tumbuh itu mengiaskan bahwa tiap anggota Pramuka merupakan inti bagi kelangsungan hidup bangsa Indonesia.

Buah nyiur dapat bertahan lama dalam keadaan bagaimana pun. Jadi, lambang itu mengiaskan bahwa tiap anggota Pramuka adalah seorang yang secara rohani dan jasmani sehat, kuat, dan ulet serta besar tekadnya dalam menghadapi segala tantangan dalam hidup dan dalam menempuh segala ujian dan kesukaran untuk mengabdi pada tanah air dan bangsa Indonesia.

Nyiur dapat tumbuh di mana saja, yang membuktikan besarnya daya upaya dalam menyesuaikan diri di mana dia berada dan dalam keadaan bagaimana pun. Nyiur tumbuh menjulang lurus ke atas dan merupakan salah satu pohon yang tertinggi di Indonesia. Jadi, lambang itu mengiaskan bahwa tiap anggota Pramuka mempunyai cita-cita yang tinggi dan lurus, yakni yang mulia dan jujur, dan dia tetap tegak tidak mudah diombang-ambingkan oleh sesuatu. Sementara itu, akar nyiur tumbuh kuat dan erat di dalam tanah.

Jadi, lambang Pramuka mengiaskan tekad dan keyakinan tiap Pramuka yang berpegang pada dasar-dasar dan landasan-landasan yang baik, benar, kuat, dan nyata yaitu tekad dan keyakinan yang dipakai olehnya untuk memperkuat diri guna mencapai cita-citanya. Nyiur adalah pohon yang serbaguna dari ujung atas hingga akarnya. Jadi, lambang itu mengiaskan bahwa tiap anggota Pramuka adalah manusia yang berguna, dan membaktikan diri dan kegunaannya kepada kepentingan tanah air, bangsa, dan negara Republik Indonesia serta kepada umat manusia.

Mungkin kita bertanya-tanya, apa hubungannya antara Pramuka dan pemberantasan korupsi, padahal keduanya sangat jauh memiliki perbedaan? Pramuka adalah kegiatan yang banyak memupuk kebersamaan dan nasionalisme, sementara korupsi merupakan suatu perbuatan yang menyimpang dari moralitas kehidupan yang sewajarnya, yang lebih bersifat merugikan orang lain.

Tentunya menjadi sesuatu yang kelihatan dibuat-buat ketika kita mencobanya untuk menghubung-hubungkan. Memang, sepertinya hal itu sengaja dibuat-buat, bukan berarti tanpa alasan, tetapi ada sesuatu yang kita lupakan di sana, yakni makna yang dimiliki oleh kepramukaan yang belum banyak kita sadari.

Sungguh agung jika kita mamahami makna yang terkandung di dalam semangat dan nilai kepramukaan. Terutama untuk membangkitkan semangat perjuangan dan semangat menegakkan kebenaran, kejujuran, dan keadilan demi membangun bangsa yang sejahtera dan bermartabat. Jika kita melihat kondisi bangsa Indonesia saat ini, sungguh sangat ironis. Semuanya sangat jauh dari nilai-nilai kemanusiaan yang terkandung di dalam asas-asas kepramukaan.

Tidak sedikit para pejabat negara yang telah meyimpang dari semangat kebangsaan (nasionalisme) sebagaimana yang dikehendaki oleh semangat kepramukaan. Kita akan merasa rugi jika Pramuka hanya dijadikan sebagai sebuah kegiatan ekstrakurikuler yang sarat tanpa makna. Apalagi negara kita merupakan negara yang memiliki keanggotaan nomor dua terbesar di dunia dari 10 negara terbesar setelah Amerika.

Banyaknya anggota Pramuka yang ada di negeri ini tidak sesuai dengan besarnya kesadaran kebangsaan yang dimiliki oleh elite politik kita. Rusaknya moral para elite politik dan beberapa pejabat pemerintahan kita menyebabkan mereka terjerumus ke dalam skandal yang menyeret ke meja hijau. Sudah seharusnya sebagai bagian dari negara yang diperhitungkan oleh dunia, kita menanamkan semangat kepramukaan tidak hanya di lingkungan anggota Pramuka.

Lebih dari itu, jiwa kepramukaan hendaknya juga ditanamkan kepada seluruh anak bangsa, supaya menjadi bangsa yang selalu menegakkan keadilan dan kejujuran, menjunjung tinggi martabat bangsa dan memiliki jiwa kepedulian terhadap sesama sesuai dengan jiwa dan semangat Pramuka. Terlebih jika hal ini ditanamkan kepada elite pejabat kita yang sudah kehilangan moralitasnya untuk membangun negara yang sama-sama kita cintai.

Mari kita jadikan momentum Hari Pramuka ini untuk kembali menggelorakan semangat cinta Tanah Air dengan kejujuran dan keadilan dan memberi manfaat terhadap sesama, sesuai dengan semangat yang dipesankan Pramuka. Apalagi Agustus merupakan bulan yang paling sakral bagi bangsa Indonesia.

Jadi, tidak ada alasan lagi bagi kita saat ini untuk menunda mengubah sikap yang selama ini cenderung merugikan orang lain menjadi sikap yang lebih mengutamakan kepentingan sesama, menuju bangsa yang mandiri dan berwibawa di hadapan bangsa-bangsa lain.

Sumber

13 Tanggapan

  1. emang byk nilai positif dari kegiatan kepramukaan..
    it’s simply taught similarity, simplicity and politeness

    cuman, gk smua anggota dan mantan anggota pramuka mau mengaplikasikannya pada kehidupan sehari2, apalagi kehidupan berpolitik dan bernegara..yah,lagi2 semua itu kembali ke individu masing2 :)
    salam

    Iya sich, coba kalau kita bisa mengamalkan dasa darma yang 10 aja itu, pasti sudah TOP :)

  2. lho sekarang hari pramuka yah ? baru tau Panda kalo barengan ma sumpah pemuda :)

    Bukan, tapi hanya sumpah pemuda. hari pramukanya tanggal 14 agustus. tapikan pramuka juga termasuk pemuda Indonesia :)

  3. Saya ikut pramuka cuma sampai SIAGA saja, hiks…

    :mrgreen:

  4. gak sempet ngikut pramuka..
    jadi gak ngerasain gmn kemah dan serunya kepramukaan..
    kesian ya gw.. :(
    mas arif kayaknya pramuka abisss..kereeeenn..

    ala..h ga’ usah berlebihan, biasa aja lagi :)

  5. Pas SD cuman ikut bentar :( mslahnya kebawa ama era globalisasi counter strike :( sekarang malah pengen ikut, di Bandung ad t4 namanya taman pramuka (ga tw kalo di kota lain) nah suka liat anak2 pramuka lagi baris2 gt, kayanya rame banget bro, sayang di smp am sma gw ga ad eskul pramuka…

    Wa………..h dor dor dong he..he… :)

  6. cuma saat sd aja ikod pramuka, setelah itu ndak pernah…

    Saya SD malah ga ikod, SMP cuma dikelas satu, baru dech setelah aliah :)

  7. kalo mas andy mse , pernah ikut pramuka sampai siaga saja maka saya ikut yang SIAGA I, SIAGA II dan AWAS. :D

    :lol:

  8. Jadi inget waktu masih Pandega di kampus dulu…
    Ikut kegiatan Pramuka banyak memberikan manfaat bagi saya. Minimal dapat istri dari sana he..he..he..

  9. # pakebun : wah……………. sungguh romantis ;)

  10. bagi saya pramuka adalah kehidupan para pemimpin

  11. walaupun sya pembina pramuka tapi ngga ngerti tentang kepramukaan tapi saya semangat untuk memajukan pramuka di sekolah……. tapi saya bingung ama anak2 sekarang ngaku anak pramuka tapi malu pake baju pramuka……. salam pramuka…. happy aniversary semoga jaya pramuka indonesia….

  12. pramuka it asyik dan menyenangkn,saya banyak belajar dari pramuka,tentang kehidupan……………………………………….
    “pramuka is the best”

  13. [...] kepramukaan baris berbaris adalah sangat penting, selain untuk melatih kedisplinan, baris berbaris juga untuk [...]

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d bloggers like this: